Ku anggapkan semalam
Satu kenangan yang suram
Bukan sengaja ku lakukan
Tapi jiwa ini tertekan
Sudah lumrah bercinta
Suka bersulamkan air mata
Kita dihiris rencana
Terpetik cinta sukunya
Kita buang keruh yang melanda
Kasih pasti jernih semula
Tak siapa di dunia tak merasa
Cinta terlepas sengsara
Tanpa rajuk hiba
Tak ketemu makna
Nikmatnya cinta
Kenangan mengusik jiwa
ReplyDeleteKenangan milik kita...
Kemaafan dendam yang terindah :)
ReplyDeleteAB
kenangan memang milik individu...anonymous......
ReplyDeletehehe...betul tu PM, ia milik individu...tp maksud anon 'kita' tu bkn tuk kita berdua kih.kih.kih
ReplyDelete