Perasaan tak menentu
Setelah mengenali mu
Dapat ku rasakan tiupan cinta mu
Jauh ku rindu dekat bergetar jiwa ku
Tiada kata seindah rasa
Dalam hati yang bergelora
Ingin ku ungkapkan rasa
rindu dan cinta nyata dalam rasa
Tak mungkin ku mungkiri
Telah kurasa inilah cinta suci
Lekat menyatu di hati
Hingga akhir nanti
Kini ku sendiri lagi
Mencari jawapan yang tak pasti
Namun demi cinta sejati
Aku tabah menghadapi
Walaupun aku belum pasti
Masihkan ada aku tertahta dihati
Thursday, June 26, 2008
Saturday, June 21, 2008
Sebelum Cahaya - letto
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
Tuesday, June 10, 2008
Aku hanya lilin
Biarku menjadi lilin
Memberikan cahaya
Terangi sekeliling
Walau diri terbakar
Tak siapa yang sedar
Di saat kegelapan
Rela aku berkorban
Demi sebuah harapan
Biar masa berlari
Aku terus mendaki
Aku senang di sini
Dengan sabar menanti
Tanpa dendam dan benci
Andainya kau terluka
Akan ku rawat hingga sembuh
Kiranya aku yang terluka
Akan ku bawa hingga ke akhirnya
Memberikan cahaya
Terangi sekeliling
Walau diri terbakar
Tak siapa yang sedar
Di saat kegelapan
Rela aku berkorban
Demi sebuah harapan
Biar masa berlari
Aku terus mendaki
Aku senang di sini
Dengan sabar menanti
Tanpa dendam dan benci
Andainya kau terluka
Akan ku rawat hingga sembuh
Kiranya aku yang terluka
Akan ku bawa hingga ke akhirnya
Monday, June 2, 2008
tak ada tajuk he..he..he.he
Bumi yang manakah tidah ditimpa hujan
Lautan manakah yang tidak bergelombang
begitu lah hidup kita yang dilambung
ombak kehidupan
Pantai manakah yang tidak bertepi
lautan manakah yang tidak berdasar
begitulah hidup kita yang tak pernah sepi
sepi dari kesilapan secara sedar
Andai aku bisa memutar masa
pasti akan ku pelihara
segala hak dan kepunyaan ku
pasti akan menjadi milik ku
Aku menghormati mu
segala keputusan mu
adalah terbaik buat ku
Cubitan manja mu
menjadi kenangan buat ku
Biar pun jauh beribu batu
namum usaha pasti
milik ku.................
Lautan manakah yang tidak bergelombang
begitu lah hidup kita yang dilambung
ombak kehidupan
Pantai manakah yang tidak bertepi
lautan manakah yang tidak berdasar
begitulah hidup kita yang tak pernah sepi
sepi dari kesilapan secara sedar
Andai aku bisa memutar masa
pasti akan ku pelihara
segala hak dan kepunyaan ku
pasti akan menjadi milik ku
Aku menghormati mu
segala keputusan mu
adalah terbaik buat ku
Cubitan manja mu
menjadi kenangan buat ku
Biar pun jauh beribu batu
namum usaha pasti
milik ku.................
Sunday, June 1, 2008
3 words
Aku ingin mengganding tanganmu,
Di saat aku ragu…
Aku ingin lari ke dalam dakapmu,
Di saat aku takut…
Aku ingin membaca peristiwa,
Di antara helai rambutmu …
Aku ingin memahami disetiap kerut wajah mu,
Jika masih ada waktu itu
untuk dia berjalan
dan belajar terbang
kan kubuat sepasang sayap
yang memantulkan pelangi
dari cahaya-cahaya kehidupan
hingga dia tahu
bahawa dia tak sendiri dalam sunyi...
Oh Tuhan...
jika masih ada waktu itu
untuk dia terjaga
ingin kubisikkan
bahawa aku amat
MERINDUINYA
Aku tahu kau jua mengetahui
kita saling merindui
tiada kata dapat diungkapi
tiada pena yang bisa menulisi
perkataan hakiki
hanya " 3 words" menjadi saksi
itu lah ketulusan hati
Di saat aku ragu…
Aku ingin lari ke dalam dakapmu,
Di saat aku takut…
Aku ingin membaca peristiwa,
Di antara helai rambutmu …
Aku ingin memahami disetiap kerut wajah mu,
Jika masih ada waktu itu
untuk dia berjalan
dan belajar terbang
kan kubuat sepasang sayap
yang memantulkan pelangi
dari cahaya-cahaya kehidupan
hingga dia tahu
bahawa dia tak sendiri dalam sunyi...
Oh Tuhan...
jika masih ada waktu itu
untuk dia terjaga
ingin kubisikkan
bahawa aku amat
MERINDUINYA
Aku tahu kau jua mengetahui
kita saling merindui
tiada kata dapat diungkapi
tiada pena yang bisa menulisi
perkataan hakiki
hanya " 3 words" menjadi saksi
itu lah ketulusan hati
Saturday, May 31, 2008
Bila mulut berbicara
Bila mulut berbicara
hati akan keciwa
kerana mulut selalu berdusta
dusta tentang jiwa
Bila mulut berbicara
pasti ada jiwa yang akan terluka
walau pun tidak dinyata
tapi itulah lumrahnya
Tapi bila mulut dan hati berbicara
ada hati yang gembira
ada lafaz yang tak terkata
Aku cinta pada mu jua
Bila mulut dan hati bersatu
jiwa pun bersatu
menjadi satu
lahir lah lafaz aku cinta pada mu satu
hati akan keciwa
kerana mulut selalu berdusta
dusta tentang jiwa
Bila mulut berbicara
pasti ada jiwa yang akan terluka
walau pun tidak dinyata
tapi itulah lumrahnya
Tapi bila mulut dan hati berbicara
ada hati yang gembira
ada lafaz yang tak terkata
Aku cinta pada mu jua
Bila mulut dan hati bersatu
jiwa pun bersatu
menjadi satu
lahir lah lafaz aku cinta pada mu satu
Friday, May 30, 2008
Bila hati berbicara
Bila bibir terdiam
maka hati akan berbicara
biar pun kita berjauhan beribu batu
biar pun dipisahkan lautan biru
biar pun dipisahkan hutan belantara
Bila hati berbicara
Tiada siapa yg mendengar
Namun hati ini tahu
Jauh di sana
Ada satu hati
Dapat mendengar
Bisikan hati ini
Naluri berkata
Engkaulah milikku
Bahagia selalu
Dimiliki bertahun
Menjalani bersamamu
Ku nyatakan bahwa
Engkaulah jiwaku
Kau bawa diriku
Kedalam dirimu
Kau basuh diriku
Dengan rasa sayang
Senyummu dan sedihmu adalah hidupku
Kau sentuh cintaku dengan lembut
Dengan sejuta warna
Bila hati berbicara
maka hati akan berbicara
biar pun kita berjauhan beribu batu
biar pun dipisahkan lautan biru
biar pun dipisahkan hutan belantara
Bila hati berbicara
Tiada siapa yg mendengar
Namun hati ini tahu
Jauh di sana
Ada satu hati
Dapat mendengar
Bisikan hati ini
Naluri berkata
Engkaulah milikku
Bahagia selalu
Dimiliki bertahun
Menjalani bersamamu
Ku nyatakan bahwa
Engkaulah jiwaku
Kau bawa diriku
Kedalam dirimu
Kau basuh diriku
Dengan rasa sayang
Senyummu dan sedihmu adalah hidupku
Kau sentuh cintaku dengan lembut
Dengan sejuta warna
Bila hati berbicara
Subscribe to:
Posts (Atom)