Friday, March 26, 2010

Terperangkap dalam cinta

Hati siapakah yang mampu menahan rasa terkilan
Setelah percintaan dihujani halangan
Sia-sialah segala pengorbanan
Andai kau tak bisa dipelukan ku

Pernah juga ku dilukai ditikam belati tajam
Walau pun rasa pedih namun
masih mampu ku menahan
Tapi kini aku luka perasaan
Walaupun pedih tak berdarah
Manun bisa buat aku gundah

Mengapa ini semua harus berlaku
Apakah ini semua kerana diriku
Sedangkan aku lah penawar cinta mu
Tak sangup aku melepaskan mu

Kau tahu cinta ku amat kuat untuk mu
Namun ia tak memberi sebarang erti buat mu
Jurang pemisah antara kita amat ketara
Makin hampir dan ketara…..

Ku ibarat terperangkap ditengah lautan
Hilang arah untuk menuju..
Andai kau pinta untuk ku melepaskan mu
Terpaksa aku turutkan…
Mungkin ini pengajaran dalam percintaan…

Andai dapat ku undurkan putaran dunia
Ingin ku ubah semula segalanya
Namun aku hanya insan biasa
yang bisa dilukai dan disakiti…

Sunday, March 7, 2010

Pencarian di hujung waktu

Cepatnya putaran masa berlalu
Tanpa disedari usia telah menelan waktu
Tapi aku masih berdiri disini kaku
Haruskah aku menunggu dan terus menunggu

Ku tahu kau cuba untuk melupakan ku
Biarpun itu melawan kehendak hati mu
Tapi kerana ikatan yang ada pada mu
Kau tetap dengan keputusan mu

Telah jauh ku berjalan melewati waktu
Bersama ranjau dan duri serta jalan berliku
Mencari penawar lara ku
Ku bertemu tapi ia bukan milik ku

Kini ku sedari
Tak perlu lagi aku terus mencari
Aku harus menerima apa saja yang diberi
Aku anggap semua itu ada lah ujian dari ilahi

Ikhlas dari ku
Kau masih dihati ku
Biar pun jauh beribu batu
Namum kau tetap di hati ku
Ku semadikan kau sebati hati ku.....

Friday, February 26, 2010

Selagi ada Rindu - Pak long

Watch more MySpace videos on AOL Video

Selagi ada rindu

Pinjam lirik pak long

Selagi ada bulan mentari
Selagi ada berkasihani
Selagi ada bulan dan bintang
Selagi ada berkasih sayang
Selagi ada ombak dan laut
Selagi hati ku terpaut

Selagi turunnya hujan
Selagi rahmat tuhan
Selagi ada langit dan bumi
Selagi cinta ku bersemi

Selagi ada waktu
Selagi ada rindu
Biar beribu batu
Ingin aku bertemu

Oh kasih damai lah
Enkau disana
Ku berdoa pada tuhan
Agar kau bahagia…

Thursday, December 17, 2009

December 2009 Kenangan Abadi

Kehadiranmu disisiku
Memberikan ku harapan
Kelembutan hatimu kasih
Mendamaikan jiwaku
Aku bahagia
Dengan cintamu mesra

Tanpa kuduga
Rupanya ada orang ketiga
Yang bisa memisahkan kita
Kusangkakan gerimis melanda
Rupanya taufan yang menerpa

Ku berbisik didasar hati
Bertanyakan pada diri
Haruskah aku menanti
Mungkinkah cinta bertauk kembali
Atau semuanya hanya ilusi..

Perpisahan kini terjadi
Biarpun tanpa kerelaanku
Namum aku hanya insan biasa
Yang tak mampu melawan takdir

December 2009 kenangan abadi
Terputusnya ikatan sejati
Ku harungi hari demi hari
Bersama wajah tak mungkin akan kembali
Namum aku mengerti
Kau bukan milik ku lagi
Biar pun hati ini masih menanti
Ku pasrah dengan ketentuan Ilahi

P/S: Aturkan langkah mu menuju kehadapan
Jadikan lah Iktibar yang dibelakang
Aku sentiasa doakan kejayaan mu
Yakin lah yang menanti pasti....

Wednesday, December 9, 2009

Aku relakan kau pergi

Ketika senja melabuhkan layarnya
mengelamun aku seketika
Tanpa ku duga
Lilin yang ku genggam telah menjadi bara
Gurauan ku menjadi dilema prasangka

Andai dapat aku putarkan dunia
Ingin ku mengubah segalanya
Tingkah laku dan kata-kata
Agar terhindar segala prasangka

Kesalahan mu ku angapkan debu
Bisa dibawa angin yang lalu
Aku sedia memaafkan mu
Biar pun salah mu beribu

Hilang pertimbangan dihati mu
Hingga tergamak melukakan ku
Pedih menikam bagai ditusuk sembilu
Hancur luhur jiwa ku

Haruskah aku begini
Menati dan terus menanti
Sesuatu yang belum pasti
Haruskah aku menagisi
Segalanya yang telah ku lalui

Cukup lah sampai disini
Biarlah kenangan terkubur abadi
Aku relakan kau pergi
Usah pedulikan aku lagi
Biarlah keperitan ni
Aku lalui sendiri.......

Tuesday, December 8, 2009

Rintihan Hati 2

Jauh sudah aku di perjalanan
Ribut taufan tak ku hindari
Onak dan duri ku lalui
Demi kasih yang merantai diri

Demi cinta yang tak mampu terlupa
Yang kian lama terbina
Pahit derita kita lalui bersama
Tapi kini semuanya hancur belaka

Haruskah aku lalui
Dalam dendam yang menghiris
Adakah bayang mu menggamitku kembali
Haruskah aku tempuhi
Perpisahan ini….

Menangis ku sendiri
Berpanjangan keresahan hati ini
Tiada yang mengerti siksanya hati ini
Aku bukan mengemis simpati
Dan bukan belas yang ku hajati
Yang penting niat ikhlas dihati

Biar diri menunggu
Mengharung sisa hidupku
Biar diri menunggu
Bersama sisa menanti
Moga kesempatan ini
Aku boleh mengenal diri