Sunday, April 13, 2008

Bila Rindu bertandang lagi

Bila rinduku mendatang....
Bagai angin yang mendayu
Menjentik tangkai hatiku
Ingin ku laung kan
Sekuat-kuatnya namamu
Agar kau tahu
Aku benar-benar di lamun rindu

Bila rindu datang bertamu..
tanpa di undang..tanpa paksaan..
melilit hati yang kian rindu..
bila perasaan itu bersatu ..
tak mungkin akan terluah..
segala apa yang ingin ku bicara kan..
ke telinga mu....
cukup lah sekadar kau tahu
Rindu sedang menjerut ku kini..!

Hero _Enrique Iglesias

Would you dance,
If I asked you to dance?
Would you run,
And never look back?
Would you cry,
If you saw me crying?
And would you save my soul, tonight?

Would you tremble,
If I touched your lips?
Would you laugh?
Oh please tell me this.
Now would you die,
For the one you love?
Hold me in your arms, tonight.

I can be your hero, baby.
I can kiss away the pain.
I will stand by you forever.
You can take my breath away.

Would you swear,
That youll always be mine?
Or would you lie?
Would you run and hide?
Am I in too deep?
Have I lost my mind?
I dont care...
Youre here, tonight.

I can be your hero, baby.
I can kiss away the pain.
I will stand by you forever.
You can take my breath away.

Oh, I just wanna to hold you.
I just wanna to hold you.
Oh yeah.
Am I in too deep?
Have I lost my mind?
Well I dont care...
Youre here, tonight.

I can be your hero, baby.
I can kiss away the pain.
I will stand by your forever.
You can take my breath away.

I can be your hero.
I can kiss away the pain.
And I will stand by you, forever.
You can take my breath away.
You can take my breath away.
I can be your hero.

Wednesday, April 9, 2008

Sahabat romantis

Sahabat.....
Hadir mu umpama cahaya rembulan
yang menyinari malam yang kelam
biar pun baru sedetik kita bermesra
Namun kesannya amat mendalam

Apa agaknya khabarmu di sana?
Di sini ku sedang dibelenggu rindu
Beginikah rasa seksa merindu
Sesaat seperti bertahun lamanya

Bila terasa rindu ku sebut namamu
Dengan harapan kau akan muncul dalam tidurku
Bila terasa rindu ku bayang wajahmu dalam angan
Dan barulah ku terasa bagai disembuh

Ku doakan agar persahabatan kekal abadi
Itu syahdu andai dicoretkan
Dalam wangian tinta
Tak ku sangka
Walau sahabat tapi engkau romantis
Katakan lah sahaja

Ku berjanji sampai waktu pasti kita kan bersatu
Itu andai kau setia
Sehati dan sejiwa
Walau kita masih menunggu cinta
Walau kita kini sahabat cuma
Tiba masa tersemai cinta

Thursday, April 3, 2008

mimpi

dalam hitam kelap malam
kuberdiri melawan sepi
di sini di pantai ini
telah terkubur sejuta kenangan
dihempas keras gelombang
dan tertimbun batu karang
yang tak kan mungkin dapat terulang

wajah putih pusat pasi
tergores luka di hati
matamu membuka kisah
kasih asmara yang telah ternoda
hapuskan semua khayalan
lenyapkan satu harapan
kemana lagi harus mencari

kau sandarkan sejenak beban diri
kau taburkan benih kasih
hanyalah emosi

melambung jauh terbang tinggi
bersama mimpi
terlelap dalam lautan emosi
setelah aku sadar diri
kau tlah jauh pergi
tinggalkan mimpi yang tiada bertepi

kini hanya rasa rindu
merasuk di dada
serasa sumpah melayang pergi
terbawa arus kasih membara

Saturday, March 22, 2008

Kawan makan kawan

Sudah lama ku mengenali mu
Dan aku menganggap kaulah saudara
Apa saja yang kau mahu…
Pasti aku turuti

Sehingga aku tersisih
Berbalah dengan kekasih
Kau kata teman sejati
Tapi kau mengkhianati

Kawan yang ku benar harap-harapkan
Bukan jujur seperti yang ku sangkakan
kau menikam dari belakang
Tersungkur aku ke kecewaan

Kau siram bunga fitnah terhadap ku
Kau ambil kesempatan terhadap kawan ku
Sehingga aku tersisih
Berbalah dengan kekasih
Kau kata teman sejati lebih sukar dicari
Memang benar orang berkata
Harus awas dan waspada
Pada yang manis di bibir

Aku terpedaya dengan kata janjinya
Rupa-rupanya ada agendanya
Setelah ku berikan kepercayaan
Tak terlintas di fikiran
kau buat bukan-bukan

Semua tipu helah kau lakukan
Hanya untuk memutuskan ikatan
Kau menikam dari belakang
Umpama pendekar yang kedayusan

inilah dia kawan makan kawan

Monday, March 10, 2008

Perahu - karya Hamzah Fansuri

Inilah gerangan suatu madah
Mengarangkan syair terlalu indah
Membetuli jalan tempat berpindah
Di sanalah i'tikad diperbetuli sudah

Wahai muda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal diammu

Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan

Wednesday, February 20, 2008

Malam sepi

waktu terasa semakin laju berlalu
tinggalkan cerita tentang kita
kini tiada lagi senyum dan tawa mu
untuk menghapus semua sepi di hati ku

Bila rinduku bertambah dalam
Kau datang lagi dengan kenangan
betapa dinginnya malam ini

Bila malamku bertambah kelam
Seribu kisah melintas mata
Dan malam ini sungguh mencengkam

Adalah masa yang membawa kesan
Pada diriku yang kesepian
Kini ku tenggelam
Di bawah alunan ombak malam

Dan malam
Jika dikau dapat bicara
Katakanlah pada ku
Mengapa dia pergi menjauh dari ku